Tangerang (15/07) — Anggota DPR RI Fraksi PKS dari Dapil Banten III, Habib Idrus Salim Aljufri melaksanakan aksi nyata pelayanan publik melalui pembagian kacamata baca dan alat bantu dengar gratis di delapan titik di wilayah Tangerang Raya.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 5–6 Juli 2025, dan menjangkau ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari lansia hingga ibu rumah tangga.
Dalam rangkaian kegiatan yang tersebar di Ciputat Timur, Pamulang, Ciledug, Panongan, Cisoka, Curug, Jatiuwung, dan Karawaci, masyarakat tidak hanya menerima bantuan alat kesehatan, tetapi juga menyampaikan aspirasi langsung mengenai isu-isu krusial seperti pendidikan, ketenagakerjaan, pemberdayaan UMKM, dan perlindungan konsumen.
“Dewan itu tugasnya bukan hanya di ruang rapat. Tapi harus hadir, mendengar, dan bekerja untuk rakyat. Melalui kegiatan seperti ini, saya bisa langsung menyerap apa yang dibutuhkan masyarakat, agar kebijakan yang kita dorong di parlemen betul-betul menyentuh kebutuhan riil di lapangan,” tegas Habib Idrus saat berdialog dengan warga di Pamulang.
Kegiatan juga dirangkai dengan sosialisasi program-program kerakyatan seperti Tenaga Kerja Mandiri (TKM), Habib Idrus Academy, dan penguatan ekonomi keluarga berbasis UMKM. Di beberapa titik, warga menyuarakan kebutuhan pelatihan digital marketing, pembentukan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta dorongan bagi edukasi finansial untuk remaja menghadapi maraknya pinjaman online.
Warga menyambut hangat inisiatif ini, seperti di Panongan yang dihadiri komunitas emak-emak senam. Mereka mengapresiasi bentuk pelayanan langsung dari wakil rakyat, dan berharap program ini terus berlanjut dan diperluas.
“Bantuan ini bukan sekadar barang. Ini adalah bentuk cinta dan kepedulian terhadap masyarakat. Saya percaya, solusi besar untuk negeri ini dimulai dari hal-hal kecil yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ujar Habib Idrus saat menyerahkan alat bantu dengar di Curug.
Habib Idrus menegaskan bahwa meski saat ini ia bertugas di Komisi XI DPR RI, dirinya tetap fokus memperjuangkan isu strategis lintas sektor, terutama yang menyentuh hajat hidup masyarakat seperti pendidikan, keuangan inklusif, perlindungan konsumen, dan penguatan UMKM.
Sebagai bagian dari Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil), program ini akan terus berlanjut menjangkau kecamatan-kecamatan lain di wilayah Tangerang Raya. Ia menyebut kegiatan serupa akan terus dikembangkan dan disesuaikan dengan masukan warga agar dampaknya makin luas.
“Bagi saya, kerja dewan bukan sekadar menyusun undang-undang. Tapi memastikan rakyat merasakan kehadiran kita. Karena itu, saya akan terus hadir dan membersamai masyarakat dengan program yang solutif dan berpihak,” pungkasnya.