Kota Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional, Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi PKS, Habib Idrus Aljufri, menghadiri kegiatan simbolisasi penyerahan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) kepada 16 penerima manfaat, yang berlangsung di Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.
Habib Idrus Aljufri menyampaikan bahwa peringatan Hari Desa Nasional harus menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen negara dalam menghadirkan keadilan sosial hingga ke tingkat paling bawah, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang layak.
“Rumah bukan sekadar bangunan fisik, tetapi fondasi utama bagi ketenangan, kesehatan, dan masa depan keluarga. Program BSPS ini adalah wujud kehadiran negara yang mendorong masyarakat untuk membangun rumah layak huni secara swadaya, namun tetap mendapat dukungan nyata dari pemerintah,” ujar Habib Idrus.
Ia menegaskan bahwa sebagai anggota Komisi XI DPR RI, dirinya akan terus mengawal kebijakan fiskal dan pembiayaan negara agar benar-benar berpihak pada rakyat kecil, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan dukungan dalam sektor perumahan.
“Kami di DPR RI, khususnya Komisi XI, memiliki tanggung jawab memastikan anggaran negara dan kebijakan pembiayaan publik tepat sasaran. Program seperti BSPS harus terus diperkuat, diperluas, dan diawasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Habib Idrus juga mengapresiasi sinergi antara Kementerian PKP, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan program BSPS. Menurutnya, semangat gotong royong yang melekat dalam skema swadaya ini sejalan dengan nilai-nilai desa dan kelurahan yang menjadi kekuatan sosial bangsa Indonesia.
Menutup keterangannya, Habib Idrus berharap Hari Desa Nasional tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa dan kelurahan—dari rumah-rumah sederhana yang layak, menuju keluarga yang sejahtera, dan pada akhirnya Indonesia yang lebih berkeadilan.