Habib Idrus Ingatkan Tantangan Berat Pimpinan Baru OJK

Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten III, Habib Idrus Aljufri, mengingatkan bahwa pimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik dan pasar terhadap sistem keuangan Indonesia.

Menurut Habib Idrus, lembaga pengawas sektor keuangan memegang peran penting dalam memastikan industri jasa keuangan berjalan secara sehat, transparan, dan akuntabel. Karena itu, kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu menjalankan mandat tersebut secara profesional dan berintegritas.

“Pimpinan baru OJK menghadapi tantangan yang cukup berat. Selain menjaga stabilitas sektor keuangan, mereka juga harus mampu memperkuat kepercayaan publik dan investor terhadap pasar keuangan Indonesia,” menurut keteranganya, Jumat, (12/11/2026) di Jakarta.

Ia menilai dinamika ekonomi global, perkembangan teknologi finansial, serta maraknya investasi ilegal dan penipuan keuangan menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi oleh OJK ke depan. Dalam situasi seperti ini, pengawasan yang kuat serta kebijakan yang kredibel menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Habib Idrus menambahkan bahwa kepercayaan pasar merupakan salah satu fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi. Apabila kepercayaan tersebut melemah, dampaknya dapat dirasakan langsung pada stabilitas pasar keuangan, arus investasi, hingga kinerja perekonomian secara keseluruhan.

“Karena itu, OJK perlu memperkuat pengawasan terhadap industri jasa keuangan, meningkatkan transparansi kebijakan, serta memastikan perlindungan konsumen berjalan efektif,” kata dia.

Sebagai anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi sektor keuangan, Habib Idrus menegaskan bahwa DPR akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan di sektor jasa keuangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan sistem keuangan nasional tetap stabil dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ia juga berharap kepemimpinan baru OJK dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Bank Indonesia, serta lembaga terkait lainnya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Habib Idrus berharap seluruh pimpinan baru tersebut dapat mengemban amanah dengan baik dan menjalankan tugasnya secara profesional guna memperkuat stabilitas sektor jasa keuangan nasional serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pasar keuangan Indonesia.

Sebagai informasi Komisi XI DPR RI telah menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru untuk periode 2026–2031, menggantikan Mahendra Siregar. Penetapan ini dilakukan pada 11-12 Maret 2026, di mana sebelumnya ia menjabat sebagai Plt Ketua dan Anggota Dewan Komisioner.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Habib Idrus Bagikan Ribuan Paket Lebaran untuk Kader dan Relawan di Tangerang Raya

Habib Idrus Bagikan Ribuan Paket Lebaran untuk Kader dan Relawan di Tangerang Raya

Habib Idrus Pertanyakan Keseriusan Pemkot Tangerang Tangani Banjir Periuk

Habib Idrus Pertanyakan Keseriusan Pemkot Tangerang Tangani Banjir Periuk

Habib Idrus: Ketegangan di Selat Hormuz Jadi Alarm bagi Ketahanan APBN

Habib Idrus: Ketegangan di Selat Hormuz Jadi Alarm bagi Ketahanan APBN

Polemik LPDP, Habib Idrus Tekankan Akuntabilitas dan Kontribusi Alumni

Polemik LPDP, Habib Idrus Tekankan Akuntabilitas dan Kontribusi Alumni

Habib Idrus Jelaskan Kriteria Calon Anggota OJK, Harus jadi Penjaga Kepercayaan

Habib Idrus Jelaskan Kriteria Calon Anggota OJK, Harus jadi Penjaga Kepercayaan

Habib Idrus Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Tekankan Kerukunan dan Peran Pemuda Jaga Persatuan

Habib Idrus Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Tekankan Kerukunan dan Peran Pemuda Jaga Persatuan