Polemik LPDP, Habib Idrus Tekankan Akuntabilitas dan Kontribusi Alumni

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Habib Idrus Al Jufri, menilai polemik pernyataan salah satu penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP perlu disikapi secara serius dan proporsional. Ia mengingatkan agar dinamika tersebut tidak mengaburkan tujuan strategis Dana Abadi Pendidikan sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia unggul.

Menurut Habib Idrus, LPDP bukan sekadar program pembiayaan kuliah. Program tersebut merupakan investasi jangka panjang negara untuk mencetak generasi yang kelak kembali dan berkontribusi bagi Indonesia. 

“Beasiswa LPDP bukan hanya soal biaya kuliah. Ini adalah investasi masa depan Indonesia. Di dalamnya ada amanah pengabdian,” ujar Habib Idrus pada keterangannya, Minggu (22/2). 

Ia menjelaskan, seluruh pembiayaan penerima LPDP bersumber dari Dana Abadi Pendidikan yang dikelola negara. Dukungan tersebut meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, hingga fasilitas pendukung lain yang nilainya tidak kecil. 

“Setiap penerima beasiswa LPDP menerima dukungan pembiayaan yang tidak kecil, mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, hingga fasilitas pendukung lainnya. Seluruhnya dibiayai oleh uang rakyat dan dirancang untuk melahirkan kontribusi nyata baik dalam bentuk keilmuan, kebijakan, inovasi, maupun pengabdian sosial setelah studi selesai” ujarnya. 

Habib Idrus mengingatkan, pernyataan publik yang terkesan meremehkan ikatan kebangsaan dapat menggerus kepercayaan masyarakat. Padahal, kepercayaan publik menjadi fondasi utama keberlanjutan pengelolaan Dana Abadi Pendidikan. 

Ia menegaskan negara menghormati dinamika global serta pilihan hidup personal setiap individu. Namun, penerima beasiswa negara diharapkan menjaga sikap dan pernyataan yang mencerminkan rasa hormat serta tanggung jawab moral kepada bangsa.

Habib menilai momentum polemik ini seharusnya menjadi penguat orientasi strategis program. Evaluasi tidak hanya berfokus pada isu sesaat, tetapi pada perbaikan tata kelola jangka panjang. 

“Di tengah kompetisi global yang semakin ketat, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu posisi Indonesia. Dana Abadi Pendidikan dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dalam penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kepemimpinan global,” ujar Habib Idrus di Jakarta. 

Ia menjelaskan, nilai Dana Abadi Pendidikan telah mencapai ratusan triliun rupiah sebagai bagian dari strategi fiskal berkelanjutan. Hasil pengelolaan dana tersebut membiayai ribuan penerima beasiswa setiap tahun, baik di dalam negeri maupun di berbagai perguruan tinggi dunia. 

Sebagai mitra pengawasan kebijakan fiskal, Komisi XI DPR RI mendorong penguatan tata kelola LPDP secara berkala. Seleksi dinilai perlu memperhatikan tidak hanya prestasi akademik, tetapi juga komitmen kebangsaan serta kewajiban pengabdian pascastudi. 

“Penguatan tata kelola, transparansi, dan mekanisme pemantauan kontribusi alumni menjadi bagian dari upaya menjaga agar investasi besar negara ini benar-benar berdampak pada peningkatan daya saing Indonesia,” katanya. 

Habib menambahkan, mobilitas internasional dalam era globalisasi merupakan hal yang wajar. Namun, kesempatan tersebut semestinya dimaknai sebagai tanggung jawab moral untuk memberi nilai tambah bagi bangsa. 

“Dana Abadi Pendidikan adalah amanah rakyat sekaligus strategi masa depan. Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikelola menjadi investasi produktif untuk kemajuan Indonesia di panggung dunia,” ujar Habib Idrus. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Habib Idrus Jelaskan Kriteria Calon Anggota OJK, Harus jadi Penjaga Kepercayaan

Habib Idrus Jelaskan Kriteria Calon Anggota OJK, Harus jadi Penjaga Kepercayaan

Habib Idrus Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Tekankan Kerukunan dan Peran Pemuda Jaga Persatuan

Habib Idrus Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Tekankan Kerukunan dan Peran Pemuda Jaga Persatuan

Habib Idrus Dorong Penanganan Cepat dan Transparan Dugaan Pencemaran Kali Cisadane

Habib Idrus Dorong Penanganan Cepat dan Transparan Dugaan Pencemaran Kali Cisadane

Habib Idrus Dorong Penguatan Karakter Kebangsaan di Sosialisasi Empat Pilar

Habib Idrus Dorong Penguatan Karakter Kebangsaan di Sosialisasi Empat Pilar

PMK Dana Desa Belum Terbit, Habib Idrus Tanyakan ke Purbaya

PMK Dana Desa Belum Terbit, Habib Idrus Tanyakan ke Purbaya

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Tangerang, Habib Idrus Al-Jufri Salurkan Bantuan

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Tangerang, Habib Idrus Al-Jufri Salurkan Bantuan