Habib Idrus Tinjau Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Tangerang Selatan, “Sekolah Rakyat Adalah Investasi Negara untuk Memutus Rantai Kemiskinan”

TANGERANG SELATAN – Deretan ruang kelas yang mulai dipenuhi semangat belajar para siswa menjadi pemandangan yang menyambut kunjungan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Habib Idrus Salim Al Jufri, ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Tangerang Selatan. Di sekolah yang saat ini menampung 145 peserta didik dari keluarga yang membutuhkan, Habib Idrus menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar program pemerintah, melainkan investasi jangka panjang negara untuk mengubah masa depan masyarakat.

Menurut Habib Idrus, meskipun Komisi XI DPR RI membidangi keuangan negara, dan berbagai lembaga sektor keuangan lainnya, setiap kebijakan fiskal pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Sebagai anggota Komisi XI, kami melihat bahwa anggaran negara tidak hanya berbicara tentang angka. Tujuan akhirnya adalah bagaimana setiap rupiah yang dibelanjakan negara mampu meningkatkan kualitas hidup rakyat, termasuk melalui pendidikan,” ujar Habib Idrus di SRMA 33 Tangerang Selatan Jumat (31/07/2026).

Ia mengaku mulai memberikan perhatian khusus terhadap Program Sekolah Rakyat sejak dipaparkan Presiden Prabowo Subianto dalam penyampaian Nota Keuangan. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Habib Idrus menilai keberhasilan Sekolah Rakyat tidak cukup diukur dari berdirinya bangunan sekolah. Yang jauh lebih penting adalah memastikan kualitas pembelajaran, kesiapan tenaga pendidik, fasilitas yang memadai, serta kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik agar mampu bersaing dengan sekolah lainnya.

“Sekolah Rakyat jangan hanya berhasil membangun gedungnya, tetapi juga harus mampu membangun masa depan para siswanya. Anak-anak yang belajar di sini harus memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita mereka,” katanya.

Di tengah berbagai pandangan yang berkembang di ruang publik, Habib Idrus mengajak seluruh pihak melihat Program Sekolah Rakyat sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, hasil dari pembangunan sumber daya manusia tidak selalu dapat dirasakan dalam waktu singkat, tetapi akan memberikan dampak besar bagi bangsa pada masa mendatang.

Ia juga berharap jangkauan penerima manfaat Program Sekolah Rakyat dapat terus diperluas sehingga semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas.

Habib Idrus mengaku memiliki kedekatan emosional dengan isu pendidikan. Ia menceritakan bahwa ayahnya berasal dari keluarga sederhana dan mampu menempuh pendidikan hingga jenjang doktor berkat kesempatan memperoleh beasiswa di luar negeri. Pengalaman tersebut menjadi keyakinannya bahwa pendidikan merupakan jalan paling efektif untuk mengubah kehidupan seseorang.

“Karena itulah saya percaya pendidikan adalah investasi terbaik. Ketika negara hadir memberikan akses pendidikan kepada masyarakat yang membutuhkan, sesungguhnya negara sedang membangun masa depan Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Habib Idrus juga berbagi pengalaman bahwa dirinya tengah mengembangkan sekolah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa akses pendidikan harus terus diperluas agar semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan untuk berkembang.

Baca juga

Menutup kunjungannya, Habib Idrus menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan pengelola Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Tangerang Selatan atas dedikasi mereka dalam mendampingi para siswa. Ia berharap Program Sekolah Rakyat terus diperkuat sehingga mampu menjadi salah satu instrumen negara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Dalam kunjungan tersebut, Habib Idrus disambut oleh Kepala Sekolah SRMA 33 Tangerang Selatan, Gina Intana Dewi, M.Pd, bersama Kepala Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial, Drs. Afrizon Tanjung, M.Si. Selain berdialog ia juga meninjau fasilitas sekolah mengenai pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Saat ini, SRMA 33 Tangerang Selatan memiliki 145 siswa, terdiri atas 81 siswa perempuan dan 64 siswa laki-laki pada jenjang Sekolah Menengah Atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
Habib Idrus Aljufri: UU PFII Tonggak Sejarah Indonesia  Menuju Pusat Finansial Internasional Terbaik di Asia dan Dunia

Habib Idrus Aljufri: UU PFII Tonggak Sejarah Indonesia Menuju Pusat Finansial Internasional Terbaik di Asia dan Dunia

Habib Idrus: Bangun Koperasi Desa Jangan Berhenti pada Banguan Operasional, Tapi Manfaatnya juga Harus Terasa

Habib Idrus: Bangun Koperasi Desa Jangan Berhenti pada Banguan Operasional, Tapi Manfaatnya juga Harus Terasa

FAQ Reses

FAQ Reses