TANGERANG — Di sela kunjungan Anggota DPR RI Komisi XI Habib Idrus Al Jufri ke Kampung Buaran Asem, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (8/8/2026), petani setempat mengaku kondisi mereka mulai lebih tenang dalam beberapa waktu terakhir, terutama terkait ketersediaan dan harga pupuk.
Menurut petani, pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, harga pupuk dirasakan lebih terjangkau. Kebijakan yang berkaitan dengan swasembada pangan juga dinilai memberikan harapan bagi petani untuk meningkatkan produksi. Distribusi dan penjualan pupuk saat ini dinilai lebih masuk akal dibandingkan sebelumnya, dan sejumlah kelompok tani telah memperoleh bantuan alat pertanian seperti traktor dan peralatan pendukung lainnya.
“Petani sekarang lebih tenang. Pupuk lebih murah, sudah mendapatkan traktor dan alat-alat pertanian yang dibutuhkan. Tetapi untuk saat ini yang paling kami butuhkan adalah air sebagai untuk mengaliri tanaman” ujar salah satu perwakilan petani.
Di wilayah tersebut terdapat enam kelompok tani yang menghadapi persoalan serupa. Selain air, petani juga menyampaikan kesulitan mendapatkan tenaga tanam dan tenaga panen, terutama ketika memasuki masa tanam dan panen secara bersamaan.
Selain persoalan air dan tenaga kerja, kondisi infrastruktur di sekitar lahan pertanian turut menjadi perhatian. Petani menyampaikan masih terdapat jembatan bambu yang digunakan masyarakat, termasuk anak-anak, untuk melintas kondisi yang dinilai membahayakan dan membutuhkan perhatian untuk diperbaiki.
Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Habib Idrus menyerahkan bantuan pompa air sebagai respons atas kebutuhan petani, sekaligus memastikan aspirasi lain seperti perbaikan jembatan, tenaga kerja tani, dan infrastruktur irigasi akan turut menjadi catatan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan di DPR RI.
Kunjungan tersebut turut didampingi Iyan Mulyana, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, serta Kusnadi, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mauk dan Kecamatan Kemiri.